Selasa, 16 Desember 2014

Rangkul Generasi Muda Cintai Sejarah dan Budaya Gresik

Meskipun telah berhasil mendirikan Yayasan Masyarakat Pecinta Sejarah dan Budaya Gresik (Mataseger) ternyata belum membuat Kris Adji AW puas. Menurut dia, adanya lembaga ini belum bisa menjadi jaminan bahwa budaya dan sejarah Gresik tidak akan hilang.
Sebab faktor utama agar sejarah dan budaya Gresik tetap eksis adalah adanya generasi yang bakal menjaganya di masa depan nanti.“Di tangan merekalah sejarah dan budaya Gresik di masa depan nanti”, ujar pria mantan ketua Dewan Kesenian Gresik ini.



Untuk itu, saat ini dirinya sedang berusaha keras merangkul para generasi muda agar mau belajar budaya dan sejarah kotanya sendiri. Paling tidak, semakin banyak generasi muda tahu sejarah,  mereka bisa menularkan pada generasi selanjutnya. “Salah satu caranya dengan mengenalkan situs bersejarah di Gresik. Ini akan membantu mengenalkan Gresik”, jelas pria yang juga berprofesi sebagai guru SMA NU 1 Gresik ini ketika ia bersama sekelompok anak muda berada dalam sebuah acara di situs Giri Kedaton.

Lebih lanjut, masih kata Kris, selain mengajak generasi muda untuk belajar budaya dan sejarah kotanya, dia juga ingin terus menjaga situs-situs peninggalan nenek moyang. Sebab, situs-situs ini juga bisa menjadi alat untuk bisa melestarikan budaya dan memahami sejarahnya. “Pemeliharaan situs ini pastinyauntuk mereka para generasi kita agar tidak melupakan ajaran kearifan lokalnya,” terang Kris yang juga dikenal sebagai pelukis ini. ( Radar Gresik, Senin, 1 Desember 2014) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar